MATAJAMBI.COM - Pola makan ternyata memiliki pengaruh besar terhadap gejala obstructive sleep apnea (OSA), gangguan tidur serius yang menyebabkan saluran napas tersumbat berulang kali saat seseorang tidur. Kondisi ini tidak hanya membuat kualitas tidur menurun, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga gangguan konsentrasi.
Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa salah satu faktor yang paling sering memperburuk sleep apnea adalah kenaikan berat badan. Karena itu, menjaga pola makan sehat menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi tingkat keparahan OSA.
Selain membantu mengontrol berat badan, beberapa jenis makanan juga diketahui mengandung nutrisi yang mampu membantu tubuh tidur lebih nyenyak, mengurangi peradangan, dan mendukung kesehatan saluran pernapasan.
Saat seseorang mengalami OSA, saluran napas akan berulang kali tertutup ketika tidur sehingga kadar oksigen dalam tubuh menurun. Kondisi ini memicu stres oksidatif dan peradangan yang membuat gangguan tidur semakin parah.
Karena itu, dokter menyarankan penderita sleep apnea untuk mulai memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Sayuran hijau menjadi salah satu makanan terbaik untuk penderita sleep apnea. Bayam, kale, collard hijau, dan swiss chard kaya antioksidan serta magnesium yang membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.
Selain itu, kandungan serat tinggi pada sayuran hijau membantu menjaga berat badan tetap stabil sehingga dapat mengurangi tekanan pada saluran pernapasan saat tidur.Ikan berlemak seperti salmon, tuna, sarden, mackerel, dan herring juga sangat dianjurkan karena kaya asam lemak omega-3.
Nutrisi ini diketahui mampu membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh, termasuk pada jaringan saluran napas. Omega-3 juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik dan membantu menjaga kesehatan jantung, yang sangat penting bagi penderita sleep apnea.
Selain ikan, biji-bijian utuh seperti oatmeal, quinoa, nasi merah, dan roti gandum juga baik dikonsumsi.
Makanan tinggi serat ini membantu mengontrol gula darah, menjaga rasa kenyang lebih lama, serta mendukung penurunan berat badan yang menjadi kunci penting dalam mengatasi gejala OSA.
Kacang-kacangan juga termasuk camilan sehat yang direkomendasikan bagi penderita sleep apnea.