MTQ Desa Kuap ke-5 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, sekaligus menjaga tradisi keislaman di tengah perkembangan zaman.
“Semoga dengan adanya MTQ ini, nuansa religius semakin hidup di tengah masyarakat. Generasi penerus akan tumbuh dengan semangat keagamaan yang kuat dan mampu membawa manfaat bagi desa di masa depan,” tambah Al Jumardani.
Dengan berlangsungnya MTQ ke-5 ini, Desa Kuap tidak hanya menampilkan syi’ar Islam dalam bentuk perlombaan, tetapi juga memperkuat peran agama sebagai fondasi moral bagi generasi muda Batang Hari.