Metronews

Bikin Jantung Deg-degan! Balita Ditemukan di Ujung Genteng Rumah Warga

0

0

matajambi |

Jumat, 24 Apr 2026 20:03 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Viral Balita 2 Tahun Terjebak di Atap Rumah di Lombok Tengah, Proses Evakuasi Bikin Tegang - (IST)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Sebuah peristiwa menegangkan terjadi di wilayah Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang belakangan viral di media sosial. Seorang balita berusia sekitar dua tahun ditemukan berada di atas genting rumah warga dalam kondisi yang membahayakan, sehingga memicu kepanikan keluarga dan warga sekitar.

Kejadian tersebut pertama kali ramai dibagikan melalui media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @ahdanmaulana pada Kamis, 23 April 2026. Dalam unggahan itu terlihat proses evakuasi balita yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena posisi anak berada di tepian atap yang cukup tinggi.

Dalam video yang beredar, balita tersebut tampak tengkurap di atas genting, sementara warga berupaya menenangkannya agar tidak bergerak. Kondisi tersebut membuat proses penyelamatan berlangsung dramatis, karena sedikit saja kesalahan bisa berakibat fatal, terlebih posisi anak yang berada di ketinggian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, insiden ini bermula saat sang ibu, Eliza, meninggalkan anaknya sejenak untuk mandi. Sebelum kejadian, balita berinisial RN itu diketahui sedang bermain di halaman rumah. Namun dalam waktu singkat, sang anak tiba-tiba menghilang dari pengawasan.

Kondisi tersebut membuat keluarga langsung panik dan bergegas melakukan pencarian di sekitar rumah. Betapa terkejutnya sang ibu ketika mendapati anaknya sudah berada di atas atap rumah dalam posisi yang sangat berbahaya, ungkapnya.

Eliza menduga anaknya dapat naik ke atap melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah bagian rumah. Struktur bangunan tersebut memungkinkan anak kecil untuk memanjat tanpa disadari oleh orang tua, ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian pada Kamis, 23 April 2026.

Dalam situasi panik, keluarga sempat kebingungan mencari cara untuk menurunkan balita tersebut dengan aman. Beruntung, seorang pekerja proyek dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang bekerja tidak jauh dari lokasi segera datang membantu dengan membawa tangga, jelasnya.

Pekerja tersebut kemudian naik ke atap dengan hati-hati dan berhasil mengevakuasi balita tersebut dari posisi berbahaya. Proses penyelamatan itu berlangsung cukup lama dan penuh ketegangan, karena anak sempat berada di atas genteng selama kurang lebih satu jam, tuturnya.

Selama proses evakuasi berlangsung, keluarga terus berusaha menenangkan anak agar tidak bergerak atau merayap, karena kondisi genting yang licin dan posisi yang tinggi sangat berisiko. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah balita berhasil diturunkan dengan selamat tanpa mengalami luka serius.

Di sisi lain, pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku awalnya mengetahui peristiwa ini dari video yang viral di media sosial sebelum kemudian memastikan langsung ke lokasi, katanya.

Setelah melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan aparat setempat, pihak kepolisian memastikan bahwa balita tersebut merupakan warga setempat. Selanjutnya, petugas memberikan imbauan kepada keluarga agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang masih balita, ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk tidak lengah dalam mengawasi anak, terutama di lingkungan rumah yang memiliki potensi bahaya seperti akses ke atap atau area tinggi lainnya. Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya peran cepat warga sekitar dalam membantu situasi darurat.

Sumber :

1 2

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER