Metronews

Tak Mau Budaya Hilang, Pemkot Jambi Siapkan Kampung Batik Jadi Ikon Wisata Kelas Nasional

0

0

matajambi |

Rabu, 21 Jan 2026 06:13 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Pemkot Jambi Gaspol Hidupkan Budaya Melayu, Kampung Batik Ulu Gedong Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru - (IST)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

KOTA JAMBI, MATAJAMBI.COM – Pemerintah Kota Jambi menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat pelestarian adat dan budaya Melayu di kawasan Tanah Pilih Pusako Betuah.

Salah satu fokus utamanya adalah mengoptimalkan kawasan tematik Melayu Kuno yang berlokasi di Kampung Batik, Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, sebagai destinasi budaya dan wisata berbasis kearifan lokal.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Selasa pagi 20 Januari 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Jambi.

Diskusi dipimpin langsung oleh Maulana, serta dihadiri jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi, Baznas Kota Jambi, para Ketua RT, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Baca Juga:

Tak Mau Kecolongan! LPKA Muara Kelas II Muara Bulian Bentuk Tim Khusus Berantas Judi Online

Dalam pemaparannya, Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa pengembangan Kampung Batik dirancang secara berkelanjutan dengan menempatkan pemberdayaan ekonomi warga lokal sebagai fondasi utama. Program ini juga akan disinergikan dengan penataan kawasan Danau Teluk yang mengedepankan nilai-nilai tradisional Melayu.

“Pelibatan masyarakat adalah kunci. Jika warga tidak dilibatkan dan tidak merasakan manfaat langsung, maka program sebesar apa pun tidak akan berjalan optimal,” tegas Maulana.

Ke depan, kawasan Kampung Batik akan dikembangkan menjadi pusat budaya terpadu. Rencana penataan meliputi pembangunan rumah adat Melayu, sentra kuliner khas Melayu, hingga guest house bernuansa tradisional. Sejumlah rumah tua di kawasan tersebut juga akan direvitalisasi dan disulap menjadi bangunan bergaya khas (castle) yang dapat difungsikan sebagai penginapan bagi wisatawan.

Menurut Maulana, inisiatif ini merupakan langkah nyata Pemkot Jambi dalam mewujudkan konsep kampung-kampung tematik yang memiliki identitas kuat.

“Ini adalah mimpi besar kita bersama, memaksimalkan potensi kawasan Danau Teluk dan Pelayangan yang memiliki karakter Melayu yang sangat khas,” ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Muaro Jambi Hadiri Rakernas Apkasi 2026 di Batam, Dorong Penguatan ASN dan Pembangunan

Ia menambahkan, pengembangan kawasan Kampung Batik akan diselaraskan dengan program Kampung Bahagia (100 juta per RT) serta dukungan Baznas RI, dengan pendekatan pembangunan berbasis gotong royong atau community development. Dari sisi keamanan, Pemkot Jambi akan memperkuat koordinasi dengan masyarakat setempat sekaligus memasang CCTV di titik-titik yang dinilai rawan.

Targetnya, pembangunan kawasan ini rampung pada Oktober 2026. Waktu tersebut dinilai strategis karena Kota Jambi dijadwalkan menjadi tuan rumah agenda nasional Health Summit yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.000 tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menyampaikan optimismenya terhadap realisasi Kampung Batik sebagai kawasan wisata terpadu.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER