MUARO JAMBI, MATAJAMBI.COM – Insiden kaburnya tahanan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi. Tiga orang tahanan Polsek Maro Sebo dilaporkan melarikan diri dari ruang tahanan pada Minggu 25 Januari 2026 dini hari.
Peristiwa tersebut baru diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan rutin pada pagi hari dan mendapati sel dalam keadaan kosong.
Berdasarkan keterangan kepolisian, para tahanan masih berada di dalam sel saat pengecekan sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan lanjutan pada pukul 05.00 WIB, ketiganya sudah tidak ditemukan di tempat.
Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, menjelaskan bahwa kaburnya para tahanan diduga terjadi dalam rentang waktu dua jam tersebut. Pihak kepolisian kini tengah menelusuri bagaimana para tahanan bisa keluar dari ruang tahanan, termasuk memeriksa kondisi fisik sel, sistem penguncian, serta pola pengawasan petugas.
“Pada saat pengecekan dini hari, tahanan masih lengkap. Namun dua jam kemudian sudah tidak ada di dalam sel. Saat ini seluruh aspek pengamanan kami dalami,” ujar Heri saat dikonfirmasi.
Sebagai langkah awal, Polres Muaro Jambi langsung membentuk tim khusus untuk mengungkap kronologi kejadian. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap petugas jaga yang bertugas saat peristiwa berlangsung guna memastikan apakah prosedur pengamanan telah dijalankan sesuai aturan.
Setelah menerima laporan kaburnya tahanan, tim gabungan dari Polsek Maro Sebo dan Polres Muaro Jambi segera melakukan pengejaran. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan ditangkapnya dua dari tiga tahanan di wilayah Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada malam hari di tanggal yang sama.“Kedua tahanan berhasil kami amankan sekitar pukul 20.00 WIB di Palembang. Saat ini mereka sudah dibawa dan ditahan di Polres Muaro Jambi,” jelas Heri.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua tahanan yang telah diamankan mengaku berencana melanjutkan pelarian menuju wilayah Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Namun, rencana tersebut berhasil digagalkan berkat koordinasi cepat antarjajaran kepolisian.
Sementara itu, satu tahanan lainnya masih dalam status buron. Polres Muaro Jambi terus melakukan pengejaran dengan melibatkan aparat kepolisian di sejumlah daerah yang diduga menjadi jalur pelarian.
“Upaya pencarian terus kami intensifkan. Seluruh jajaran di wilayah terkait sudah kami libatkan,” tegas Kapolres.
Selain fokus pada pengejaran, kepolisian juga melakukan evaluasi internal terkait insiden ini. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab utama kaburnya tahanan, sekaligus menilai ada tidaknya unsur kelalaian dalam sistem pengamanan.