MATAJAMBI.COM - Harapan Al-Nassr untuk merebut gelar juara Liga Pro Saudi musim 2025/2026 kian menipis usai menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Al Qadsiah. Hasil buruk ini membuat Al-Nassr kini tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen, Al-Hilal, sekaligus memperpanjang tren negatif mereka di kompetisi domestik.
Meski Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol pertamanya di tahun 2026 melalui eksekusi penalti, gol tersebut tak cukup menyelamatkan Al-Nassr dari kekalahan beruntun kedua. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi tim yang sempat tampil dominan di awal musim.
Al-Nassr sejatinya mengawali Liga Pro Saudi 2025/2026 dengan sangat impresif. Momentum positif itu datang setelah Cristiano Ronaldo menegaskan komitmennya bersama klub lewat perpanjangan kontrak dua tahun pada musim panas lalu. Namun, memasuki paruh musim, performa tim asuhan Jorge Jesus mulai menurun drastis.
Dalam empat laga terakhir Liga Pro Saudi, Al-Nassr hanya mampu meraih satu kemenangan. Statistik ini membuat mereka kehilangan posisi puncak klasemen dan harus bekerja ekstra keras untuk kembali ke jalur juara.
Kekalahan dari Al Qadsiah menjadi bukti bahwa persaingan musim ini jauh lebih sulit dari perkiraan awal, terlebih dengan konsistensi yang ditunjukkan rival utama seperti Al-Hilal.
Di tengah situasi sulit, Cristiano Ronaldo tampil sebagai sosok pemimpin. Megabintang asal Portugal itu mengirimkan pesan penuh semangat kepada para penggemar Al-Nassr.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Ronaldo menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir. “Perjuangan ini belum selesai. Kami terus bekerja dan kami akan bangkit bersama!” tulis Cristiano Ronaldo.
Pesan tersebut mencerminkan mentalitas juara Ronaldo yang menolak menyerah meski peluang juara semakin menipis. Ia tetap bertekad meraih trofi besar pertamanya sejak bergabung dengan Al-Nassr pada Desember 2022.
Dalam wawancara sebelumnya dengan Arab News, Ronaldo mengakui bahwa bersaing dengan klub-klub kuat seperti Al-Hilal dan Al-Ittihad bukanlah perkara mudah. Namun, ia menekankan pentingnya profesionalisme, kerja keras, dan keyakinan.
“Sepak bola selalu memiliki momen baik dan buruk. Yang terpenting adalah tetap profesional, menghormati klub dan kontrak, serta percaya bahwa segalanya akan berubah. Untuk Al-Nassr, kami akan terus berjuang memenangkan lebih banyak gelar,” ujar Ronaldo.
Meski timnya kalah, Ronaldo tetap mencatatkan pencapaian pribadi penting. Gol penalti ke gawang Al Qadsiah menjadi gol ke-958 sepanjang karier profesionalnya. Artinya, Ronaldo kini hanya membutuhkan 42 gol lagi untuk mencapai target ambisius 1.000 gol.
Ambisi tersebut telah berulang kali ia sampaikan, termasuk saat menghadiri Globe Soccer Awards di Dubai. Ronaldo menegaskan passion-nya masih tinggi dan ingin terus bermain, baik di Timur Tengah maupun Eropa.