MATAJAMBI.COM – Pertanyaan mengenai apakah orang sakit boleh puasa saat Ramadan sering muncul setiap tahunnya. Banyak orang ingin tetap menjalankan ibadah, namun khawatir kondisi kesehatannya justru memburuk jika tetap berpuasa.
Secara umum, keputusan berpuasa bagi orang yang sedang sakit tidak bisa disamaratakan. Hal ini bergantung pada jenis penyakit, tingkat keparahan, kestabilan kondisi tubuh, serta kebutuhan konsumsi obat.
Dalam beberapa kasus, puasa tetap aman dilakukan dengan izin dan pengawasan dokter. Namun pada kondisi tertentu, puasa bisa meningkatkan risiko komplikasi.
Secara medis, orang sakit masih diperbolehkan berpuasa apabila kondisi tubuh stabil dan tidak memerlukan asupan cairan atau obat dalam interval yang sering. Jika penyakit dalam keadaan terkontrol dan tidak sedang kambuh, puasa biasanya dapat dijalankan dengan pengaturan pola makan dan minum yang tepat.
Sebaliknya, jika penyakit sedang dalam fase akut, membutuhkan terapi intensif, atau konsumsi obat rutin beberapa kali dalam sehari, puasa berisiko memperburuk kondisi.
Tubuh yang sedang sakit memerlukan cukup cairan dan nutrisi untuk proses penyembuhan. Pembatasan makan dan minum dalam waktu lama bisa memicu dehidrasi, gangguan gula darah, penurunan tekanan darah, hingga kelelahan berat.
Risiko ini lebih tinggi pada penderita diabetes, penyakit ginjal, gangguan jantung, infeksi berat, serta kondisi medis kronis lainnya.Meski demikian, pada kondisi ringan seperti flu tanpa demam tinggi atau tekanan darah tinggi yang stabil dengan pengobatan, puasa umumnya masih dapat dilakukan dengan pengawasan medis.
Berpuasa saat kondisi tubuh tidak stabil dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, seperti dehidrasi, hipoglikemia atau kadar gula darah turun drastis, pusing berat, hingga penurunan kesadaran. Oleh sebab itu, memahami kondisi tubuh sebelum memutuskan berpuasa sangat penting.
Dalam ajaran agama pun, orang yang sakit diberikan keringanan untuk tidak berpuasa jika kondisi tersebut membahayakan kesehatan.
Jika dokter menyatakan kondisi memungkinkan untuk berpuasa, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar tetap aman selama Ramadan.
Pastikan kebutuhan cairan tercukupi saat sahur dan berbuka. Konsumsi air putih secara bertahap dan hindari minuman berkafein berlebihan. Pilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta lemak sehat agar energi bertahan lebih lama.