Meski sangat akurat, pemeriksaan ini jarang digunakan hanya untuk tujuan kebugaran karena biasanya dilakukan atas dasar kebutuhan klinis tertentu.
Agar hasil pengukuran lemak tubuh mendekati kondisi sebenarnya, waktu dan kondisi pengukuran perlu diperhatikan.
Pengukuran sebaiknya dilakukan pada waktu yang sama, idealnya pagi hari sebelum makan dan minum, serta tidak setelah melakukan aktivitas fisik berat. Konsistensi metode dan alat yang digunakan juga penting agar hasil dapat dibandingkan dari waktu ke waktu.
Meski demikian, angka persentase lemak tubuh sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan kesehatan.Mengukur lemak tubuh hanyalah alat bantu untuk memahami kondisi tubuh secara lebih objektif. Pola makan seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, dan gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan mencapai tubuh yang bugar.