MATAJAMBI.COM - Melakukan olahraga untuk saraf kejepit justru dianjurkan sebagai bagian dari proses pemulihan sekaligus pencegahan agar keluhan tidak mudah kambuh. Kuncinya terletak pada pemilihan jenis olahraga yang tepat, yaitu gerakan berintensitas rendah yang bertujuan merilekskan otot, memperbaiki postur tubuh, serta mengurangi tekanan pada saraf.
Saraf kejepit terjadi ketika jaringan di sekitarnya seperti otot, ligamen, atau bantalan tulang belakang memberi tekanan berlebih pada saraf.
Kondisi ini paling sering menyerang area leher, punggung, dan pinggang, dengan gejala berupa nyeri tajam, kaku, kesemutan, hingga rasa lemah pada anggota tubuh tertentu. Tak heran, banyak penderita memilih menghindari aktivitas fisik karena takut rasa sakit bertambah parah.
Padahal, jika dilakukan dengan benar, olahraga saraf kejepit justru membantu menjaga fleksibilitas otot, melancarkan aliran darah, dan mencegah kekakuan yang bisa memperburuk kondisi. Berikut ini pilihan olahraga yang umumnya direkomendasikan dokter dan fisioterapis karena relatif aman dan efektif.
Pilihan Olahraga Saraf Kejepit yang Aman dan Direkomendasikan
1. Peregangan Ringan
Stretching atau peregangan menjadi langkah dasar yang sangat penting. Gerakan ini membantu menjaga kelenturan otot dan sendi di sekitar area saraf yang terjepit. Peregangan bisa dilakukan secara sederhana, seperti membungkuk perlahan saat duduk, memiringkan tubuh, atau menggerakkan leher ke kanan dan kiri.Lakukan setiap gerakan selama 10–15 detik sambil mengatur napas dengan tenang. Peregangan bisa dilakukan pagi hari, sebelum tidur, atau saat tubuh mulai terasa kaku. Hindari gerakan mendadak dan jangan memaksakan posisi yang menimbulkan nyeri.
2. Jalan Santai
Jalan santai merupakan olahraga ringan yang mudah dilakukan dan minim risiko. Aktivitas ini membantu mengurangi kekakuan otot tanpa memberi tekanan berlebih pada tulang belakang. Selain itu, berjalan juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membantu meredakan peradangan di sekitar saraf.
Kamu bisa berjalan santai di sekitar rumah, taman, atau menggunakan treadmill selama 10–30 menit, disesuaikan dengan kondisi tubuh.
3. Pilates