Banyak orang bertanya-tanya berapa banyak air yang harus diminum saat olahraga. Sebenarnya, kebutuhan cairan setiap orang berbeda tergantung intensitas latihan, suhu lingkungan, dan tingkat produksi keringat.Nancy Clark menyarankan agar seseorang minum sesuai rasa haus yang dirasakan tubuh. Namun, bagi orang yang mudah berkeringat, ada aturan sederhana yang bisa diterapkan, yakni mengonsumsi sekitar 4 hingga 8 ons cairan setiap 15 sampai 20 menit selama berolahraga.
Cara lain untuk mengetahui kebutuhan cairan adalah dengan menghitung tingkat kehilangan keringat. Metodenya cukup mudah, yaitu menimbang berat badan sebelum dan sesudah olahraga. Jika berat badan turun drastis setelah latihan, artinya tubuh kehilangan cukup banyak cairan.
Meski penting menjaga hidrasi, mengonsumsi terlalu banyak cairan juga tidak baik bagi tubuh. Kondisi ini memang jarang terjadi, namun berisiko dialami atlet maraton atau triathlon yang minum berlebihan tanpa diimbangi asupan natrium yang cukup.
Kondisi tersebut dikenal dengan istilah hiponatremia, yakni kadar natrium dalam darah turun terlalu rendah akibat terlalu banyak cairan masuk ke tubuh. Hiponatremia termasuk kondisi serius yang dapat mengancam nyawa.
Gejala hiponatremia antara lain meliputi sakit kepala, mual, muntah, tubuh lemas, tekanan darah rendah, kebingungan, kejang, hingga koma dalam kondisi berat.
Karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit secara tepat, bukan sekadar minum sebanyak-banyaknya.Para ahli juga menyarankan agar tubuh mulai terhidrasi bahkan sebelum olahraga dimulai. Untuk olahraga ketahanan seperti lari jarak jauh, disarankan mulai minum sekitar 1,5 hingga 2 jam sebelum aktivitas dimulai agar tubuh memiliki cadangan cairan yang cukup.
Selain sebelum olahraga, minum selama latihan juga sangat dianjurkan. Banyak orang baru menyadari tubuh kekurangan cairan setelah olahraga selesai, padahal kondisi itu membuat proses pemulihan menjadi lebih lama.
Setelah berolahraga, tubuh biasanya mengalami kerusakan kecil pada sel dan jaringan otot akibat aktivitas fisik yang berat. Oleh sebab itu, protein menjadi nutrisi penting untuk membantu mempercepat proses pemulihan.
Karbohidrat juga dibutuhkan untuk mengembalikan energi yang terkuras selama latihan. Idealnya, minuman pemulihan setelah olahraga memiliki kandungan karbohidrat lebih tinggi dibanding protein agar tubuh cepat kembali bertenaga.
Kurang minum air saat olahraga dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Salah satu dampak paling umum adalah tubuh mudah lelah karena darah menjadi lebih kental sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh.