MATAJAMBI.COM – Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Qatar U-17 pada laga kedua Grup D Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di King Abdullah Sport City Training Ground, Jeddah, Arab Saudi, Minggu dini hari WIB.
Garuda Muda kalah dengan skor 0-2 setelah sempat tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil menekan pertahanan Qatar.
Indonesia beberapa kali membangun serangan cepat melalui kombinasi permainan sayap dan lemparan ke dalam jarak jauh yang merepotkan lini belakang lawan.
Peluang pertama hadir pada menit kelima lewat aksi Peres Akwila Tjoe. Pemain muda Garuda itu dua kali mendapatkan kesempatan emas secara beruntun, namun satu tendangannya berhasil diblok bek Qatar sementara percobaan berikutnya masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Garuda Muda kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-14 setelah pemain Qatar melakukan handsball di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Mathew Baker yang dipercaya sebagai eksekutor mencoba mengarahkan bola ke sisi kanan gawang, tetapi kiper Qatar Mohamed Bakri sukses membaca arah tendangan dan menggagalkan peluang tersebut.Usai gagal memanfaatkan penalti, Indonesia semakin agresif mengurung pertahanan Qatar. Noha Oliver sempat mengancam lewat tendangan bebas, disusul tembakan jarak jauh Putu Ekayana yang masih mampu dibendung lini belakang lawan. Ichiro Akbar juga memperoleh ruang tembak menjelang akhir babak pertama, namun usahanya belum mampu mengubah keadaan.
Qatar sesekali mencoba keluar menyerang melalui skema crossing dan serangan balik cepat, namun pertahanan Indonesia yang dikomandoi Putu Ekayana tampil cukup disiplin sepanjang babak pertama. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Qatar mulai tampil lebih berani menekan. Indonesia sempat kembali menciptakan peluang melalui sepak pojok yang diarahkan kepada Peres Tjoe, namun bola berhasil disapu tepat di depan garis gawang.
Petaka bagi Indonesia datang pada menit ke-57. Berawal dari umpan terukur Jad Hadi Khalil, Ayokunle Samuel Tokade berhasil memaksimalkan peluang lewat sepakan keras yang tak mampu dihentikan Mike Rajasa. Gol tersebut membawa Qatar unggul 1-0 atas Garuda Muda.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia kembali meningkatkan intensitas serangan. Namun Qatar justru tampil lebih efektif. Pada menit ke-66, Dhiaeddine Larbi Benyatla melakukan solo run dari sisi kiri sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang mengarah ke pojok gawang Indonesia. Mike Rajasa gagal menjangkau bola dan Qatar memperbesar keunggulan menjadi 2-0.