Kesehatan

Biar Tak Lemas dan Dehidrasi, Begini Cara Agar Tidak Haus Saat Puasa

0

0

matajambi |

Kamis, 26 Feb 2026 09:25 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Biar Tak Lemas dan Dehidrasi, Begini Cara Agar Tidak Haus Saat Puasa - (pixaby)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Mengetahui cara agar tidak haus saat puasa sangat penting agar ibadah Ramadan bisa dijalani dengan nyaman dan tubuh tetap bertenaga.

Rasa haus memang hal yang wajar ketika berpuasa, terlebih saat cuaca panas atau asupan cairan tidak tercukupi. Namun jika tidak diantisipasi dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh lemas, sulit fokus, hingga memicu dehidrasi ringan.

Menahan rasa haus kerap menjadi tantangan tersendiri, terutama jika pola makan dan minum saat sahur maupun berbuka kurang tepat. Selain faktor suhu lingkungan dan aktivitas fisik, keseimbangan cairan tubuh sangat dipengaruhi oleh jenis makanan serta minuman yang dikonsumsi.

Karena itu, penting memahami strategi yang tepat agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari meski tidak minum selama berpuasa.

Baca Juga:

Usai RUPS, Bupati M Syukur Pastikan Bank Jambi Aman, Gaji ASN Tetap Cair Meski Layanan Digital Terganggu

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Pastikan asupan air terpenuhi sejak berbuka hingga sahur dengan membaginya secara bertahap.

Pola minum seperti dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah makan malam hingga sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur dapat membantu tubuh menyerap cairan lebih optimal. Cara ini membantu menjaga keseimbangan cairan selama puasa.

Selain air putih, tubuh juga memerlukan elektrolit seperti kalium dan natrium dalam kadar seimbang. Elektrolit alami bisa diperoleh dari buah-buahan seperti pisang dan jeruk, serta dari sayur berkuah. Kandungan ini membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama sehingga rasa haus tidak cepat muncul.

Mengonsumsi makanan tinggi serat juga menjadi strategi efektif agar tidak mudah haus. Sayuran, buah, oatmeal, dan roti gandum memperlambat proses pencernaan sehingga cairan dilepaskan secara bertahap dalam tubuh. Buah dengan kadar air tinggi seperti semangka dan melon juga dapat membantu menjaga hidrasi selama puasa.

Baca Juga:

Semarak Ramadan 1447 H, Pemkot Jambi Gelar Lomba Da’i Remaja dan Baca Ayat Kursi

Mengurangi minuman berkafein seperti kopi dan teh pekat juga penting. Kafein memiliki efek diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh cepat berkurang. Jika tetap ingin mengonsumsi, sebaiknya dalam jumlah terbatas dan diimbangi dengan air putih yang cukup.

Hindari pula makanan yang terlalu asin atau pedas saat sahur. Kandungan garam tinggi dapat meningkatkan rasa haus karena memengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Sementara makanan pedas dapat memicu keringat berlebih dan membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Terakhir, pastikan waktu istirahat tercukupi. Kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan haus. Dengan tidur yang cukup, metabolisme tubuh bekerja lebih stabil dan rasa lelah yang sering disalahartikan sebagai haus dapat berkurang.

Menerapkan berbagai cara agar tidak haus saat puasa secara konsisten akan membantu tubuh tetap segar dan fokus menjalani aktivitas harian. Mulai dari pengaturan cairan, pemilihan makanan, hingga menjaga kualitas istirahat, semuanya berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh selama Ramadan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER