Kesehatan

Gusi Tiba-Tiba Gatal Jangan Diabaikan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

0

0

matajambi |

Jumat, 30 Jan 2026 06:58 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Gusi Tiba-Tiba Gatal Jangan Diabaikan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Rasa gatal pada gusi sering kali menimbulkan ketidaknyamanan di dalam mulut. Tidak jarang, keluhan ini juga disertai nyeri, pembengkakan, hingga bau mulut. Meski kerap dianggap masalah ringan, gusi gatal sebenarnya dapat menjadi tanda awal gangguan kesehatan mulut yang perlu diwaspadai.

Keluhan ini dapat dialami oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pada sebagian orang, gusi gatal memang bisa mereda dengan sendirinya. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi peradangan atau infeksi gusi yang lebih serius.

Beragam faktor dapat memicu munculnya rasa gatal pada gusi. Kebersihan mulut yang kurang terjaga menjadi penyebab paling umum. Selain itu, kebiasaan tertentu maupun kondisi kesehatan juga dapat memengaruhi kesehatan jaringan gusi.

Salah satu penyebab utama gusi gatal adalah penumpukan plak pada gigi. Plak merupakan lapisan lengket yang terbentuk dari sisa makanan, bakteri, dan air liur. Jika jarang menyikat gigi atau membersihkan sela-sela gigi, plak akan terus menumpuk dan mengiritasi gusi.

Baca Juga:

Waspada Sambung Rambut, Ini Risiko Tersembunyi yang Bisa Merusak Rambut dan Kulit Kepala

Kondisi ini dapat menyebabkan kemerahan, bau mulut, hingga rasa gatal yang mengganggu. Dalam jangka panjang, plak yang mengeras dapat berubah menjadi karang gigi yang hanya bisa dibersihkan oleh tenaga medis.

Radang gusi atau gingivitis juga sering menjadi pemicu gusi gatal. Peradangan ini terjadi akibat plak yang tidak dibersihkan secara maksimal. Selain rasa gatal, gingivitis ditandai dengan pembengkakan, warna gusi yang kemerahan, serta mudah berdarah saat menyikat gigi. Jika tidak segera diatasi, peradangan dapat berkembang menjadi periodontitis yang berisiko menyebabkan gigi goyang bahkan tanggal.

Reaksi alergi juga dapat memengaruhi kesehatan gusi. Beberapa orang sensitif terhadap kandungan dalam pasta gigi, obat kumur, makanan tertentu, bahan kawat gigi, atau gigi palsu. Saat tubuh bereaksi terhadap zat pemicu alergi, gusi bisa terasa panas, gatal, kemerahan, hingga membengkak. Keluhan ini biasanya membaik setelah pemicu dihindari.

Perubahan hormon turut berperan dalam munculnya gusi gatal, terutama pada masa pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause. Pada fase-fase tersebut, aliran darah ke jaringan gusi meningkat sehingga membuatnya lebih sensitif. Akibatnya, gusi menjadi lebih mudah iritasi, gatal, dan rentan berdarah.

Iritasi ringan dan sariawan juga dapat menyebabkan rasa gatal pada gusi. Luka kecil akibat tergigit, gesekan kawat gigi, atau konsumsi makanan keras dapat memicu iritasi di sekitar jaringan gusi. Selain itu, kebiasaan menyikat gigi terlalu kuat juga berisiko melukai gusi dan menimbulkan sensasi tidak nyaman.

Faktor lain seperti kebiasaan merokok, konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan, serta penyakit tertentu seperti diabetes juga dapat memperburuk kondisi gusi. Faktor-faktor ini dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penyembuhan jaringan mulut.

Untuk meredakan gusi gatal, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan mulut secara rutin. Menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi yang sesuai sangat dianjurkan. Selain itu, penggunaan benang gigi dan pembersih lidah juga membantu menghilangkan sisa makanan serta bakteri penyebab iritasi.

Menghindari pemicu iritasi juga menjadi langkah penting. Jika Anda merasa keluhan muncul setelah menggunakan produk tertentu atau mengonsumsi makanan tertentu, sebaiknya hentikan sementara penggunaannya. Pilih produk perawatan mulut yang lebih lembut dan bebas bahan pemicu alergi. Apabila iritasi disebabkan oleh kawat gigi atau gigi palsu, konsultasi dengan dokter gigi sangat disarankan.

Sumber :

1 2

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER