MATAJAMBI.COM - Liburan akhir tahun identik dengan perjalanan panjang, aktivitas padat, dan perubahan cuaca yang ekstrem. Tanpa disadari, kondisi ini membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan, baik karena banyak bergerak, berkeringat, atau berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.
Jika asupan cairan tidak dijaga dengan baik, risiko dehidrasi bisa meningkat dan memicu keluhan seperti lemas, sakit kepala, hingga penurunan konsentrasi selama berlibur.
Menjaga hidrasi bukan hanya soal menghilangkan rasa haus, tetapi juga berperan penting dalam menjaga metabolisme, daya tahan tubuh, dan fungsi otak. Apalagi, menurut ahli kesehatan, tubuh manusia terdiri dari lebih dari 60 persen air, sehingga kekurangan cairan sedikit saja sudah bisa berdampak pada performa fisik dan mental.
Agar liburan tetap menyenangkan tanpa gangguan kesehatan, berikut panduan lengkap menjaga tubuh tetap terhidrasi selama liburan akhir tahun.
Mengapa Tubuh Mudah Kekurangan Cairan Saat Liburan?
Saat berwisata, banyak orang lebih fokus pada agenda jalan-jalan, kuliner, dan hiburan. Akibatnya, kebiasaan minum air sering terabaikan. Perjalanan jauh dengan pesawat atau mobil, udara panas di pantai, serta suhu dingin di daerah pegunungan dapat mempercepat penguapan cairan tubuh melalui pernapasan dan keringat.
Selain itu, konsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein yang biasanya meningkat saat liburan juga bisa bersifat diuretik ringan, sehingga tubuh lebih cepat mengeluarkan cairan melalui urine. Inilah alasan mengapa menjaga hidrasi selama liburan menjadi sangat krusial.
7 Tips Tetap Terhidrasi Selama Liburan Akhir Tahun1. Pastikan air minum yang dikonsumsi aman dan berkualitas
Saat bepergian, tidak semua tempat menyediakan air minum yang layak konsumsi. Oleh karena itu, sangat penting memilih air minum yang higienis dan terjamin kualitasnya. Air mineral kemasan yang diproses melalui sistem penyaringan modern mampu menjaga kemurnian air sekaligus mempertahankan mineral penting bagi tubuh.
Selain lebih aman, air mineral berkualitas juga membantu mencegah gangguan pencernaan dan infeksi yang bisa mengganggu perjalanan liburan.
2. Biasakan minum secara berkala
Jangan menunggu hingga merasa haus. Haus sebenarnya adalah sinyal awal bahwa tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Untuk mencegah dehidrasi, biasakan minum air setiap 1–2 jam sekali, terutama saat sedang beraktivitas atau berada di ruangan ber-AC.