MATAJAMBI.COM - Kebiasaan sering meludah kerap dipandang sebagai hal sepele dan dianggap tidak berbahaya.
Padahal, jika terjadi terus-menerus tanpa alasan yang jelas, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya perubahan atau gangguan tertentu pada tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab di balik sering meludah agar Anda dapat mengambil langkah yang tepat demi menjaga kesehatan.
Dalam kondisi normal, meludah biasanya terjadi saat mulut terasa tidak nyaman, terdapat sisa makanan, atau saat produksi air liur meningkat sementara.
Namun, bila kebiasaan ini muncul berulang kali dalam waktu lama, bisa jadi tubuh sedang memberikan sinyal adanya masalah kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Secara medis, sering meludah sering dikaitkan dengan produksi air liur berlebihan atau hipersalivasi.
Selain itu, gangguan pencernaan, infeksi di rongga mulut, pengaruh obat-obatan, hingga faktor psikologis juga dapat berperan. Dengan memahami penyebabnya, Anda dapat menentukan apakah kondisi ini masih tergolong wajar atau sudah memerlukan pemeriksaan medis.Berikut beberapa faktor yang dapat memicu kebiasaan sering meludah:
1. Produksi Air Liur Berlebihan (Hipersalivasi)
Hipersalivasi terjadi ketika kelenjar ludah menghasilkan air liur dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.
Kondisi ini bisa dipicu oleh peradangan di mulut, gigi berlubang, penggunaan gigi palsu yang tidak pas, hingga gangguan asam lambung seperti GERD. Tubuh secara alami akan berusaha mengeluarkan kelebihan air liur tersebut dengan meludah.
2. Gangguan Sistem Pencernaan