Bupati berharap kepengurusan HKTI mampu menjadi jembatan antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.
“HKTI diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan pupuk, akses permodalan, hingga modernisasi alat dan mesin pertanian,” tambahnya.
Peluncuran gerakan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi petani untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
Dengan potensi lahan yang besar serta dukungan program pemerintah, Muaro Jambi optimistis mampu menjadi salah satu daerah penopang utama menuju Indonesia Emas 2045.