HOUSTON, MATAJAMBI.COM – Kisah dongeng Cape Verde di Piala Dunia 2026 berlanjut. Negara debutan tersebut berhasil lolos ke babak gugur setelah bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Stadion Houston Sabtu 27 Juni 2026.
Hasil imbang itu sudah cukup untuk membawa Cape Verde finis sebagai runner-up Grup H. Mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina yang diperkuat Lionel Messi di Miami pada 3 Juli.
Keberhasilan ini menjadi salah satu cerita paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Cape Verde, negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika dengan populasi lebih dari 500 ribu jiwa, mampu menembus fase gugur pada penampilan perdana mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia.
Cape Verde menutup fase grup dengan catatan tidak terkalahkan. Mereka mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan dan finis di posisi kedua Grup H di bawah Spanyol.
Spanyol sendiri memastikan posisi puncak grup setelah menang 1-0 atas Uruguay dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Guadalajara.
Dengan hasil tersebut, Spanyol mengoleksi tujuh poin. Cape Verde berada di urutan kedua dengan tiga poin, sementara Uruguay dan Arab Saudi harus tersingkir setelah sama-sama mengumpulkan dua poin.
Bagi Cape Verde, pencapaian ini terasa luar biasa. Mereka datang ke Piala Dunia 2026 sebagai tim peringkat ke-67 dunia, tetapi mampu melewati fase grup yang berisi Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.Perjalanan Cape Verde di Grup H memang penuh kejutan. Pada pertandingan pembuka, mereka sukses menahan juara Eropa Spanyol dengan skor 0-0.
Dalam laga tersebut, kiper veteran Vozinha tampil luar biasa. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjadi pahlawan setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawang Cape Verde tetap aman.
Setelah itu, Cape Verde kembali menunjukkan mental kuat saat bermain imbang 2-2 melawan Uruguay, tim yang pernah dua kali menjadi juara dunia.
Dua hasil imbang tersebut membuat Cape Verde datang ke laga terakhir melawan Arab Saudi dengan peluang nyata untuk lolos ke babak gugur.
Pertandingan melawan Arab Saudi berjalan sangat ketat. Kedua tim sama-sama masih memiliki peluang untuk melaju, sehingga duel di Houston berlangsung penuh tekanan sejak menit awal.