MATAJAMBI.COM - Timnas Prancis tampil garang saat menghadapi Irak pada laga lanjutan Grup I Piala Dunia 2026. Les Bleus menang meyakinkan dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin, 22 Juni 2026 waktu setempat atau Selasa, 23 Juni 2026 WIB.
Kylian Mbappe menjadi sorotan utama dalam laga Prancis vs Irak. Bintang Real Madrid tersebut mencetak dua gol penting untuk Les Bleus, sementara satu gol lainnya disumbangkan Ousmane Dembele pada babak kedua.
Kemenangan telak ini membuat Prancis semakin percaya diri dalam persaingan Grup I Piala Dunia 2026. Pasukan Didier Deschamps tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga memastikan langkah ke babak gugur.
Laga ini juga menyajikan drama di luar lapangan. Hujan deras disertai badai petir membuat kick-off babak kedua harus tertunda lebih dari dua jam. Meski sempat terganggu cuaca buruk, Prancis tetap mampu menjaga konsentrasi dan menutup pertandingan dengan kemenangan besar.
Sejak menit awal, Prancis tampil tenang namun tetap dominan. Tim asuhan Didier Deschamps tidak terburu-buru menekan pertahanan Irak, tetapi mampu mengontrol alur permainan dengan penguasaan bola yang rapi.
Les Bleus membangun serangan secara sabar dari lini tengah. Adrien Rabiot dan Manu Kone membantu menjaga ritme permainan, sementara Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Bradley Barcola menjadi tumpuan untuk membuka ruang di lini depan.
Setelah laga berjalan sekitar 10 menit, Prancis mulai menaikkan intensitas serangan. Sisi kanan yang ditempati Michael Olise menjadi jalur paling berbahaya bagi Irak.Pergerakan Olise berulang kali membuat pertahanan Irak bekerja keras. Umpan-umpannya dari sektor kanan menjadi ancaman nyata bagi barisan belakang Irak yang lebih banyak bertahan di area sendiri.
Tekanan Prancis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14. Berawal dari serangan di sisi kanan, Michael Olise mengirim bola kepada Kylian Mbappe. Tanpa banyak sentuhan, Mbappe melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras ke arah gawang dan tidak mampu dijangkau penjaga gawang Irak, Ahmed Basil. Prancis pun membuka keunggulan 1-0.
Setelah unggul cepat, Prancis menurunkan tempo permainan. Les Bleus lebih banyak memainkan operan pendek untuk menjaga penguasaan bola dan mengatur ritme pertandingan.
Meski terlihat bermain santai, Prancis tetap berbahaya setiap kali memasuki area pertahanan Irak. Kylian Mbappe menjadi ancaman utama dengan pergerakannya yang cepat dan sulit dihentikan.