Hingga babak pertama berakhir, Spanyol tetap memimpin 3-0 atas Arab Saudi.Memasuki babak kedua, Luis de la Fuente melakukan rotasi dengan menarik keluar Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal. Keduanya digantikan Yeremy Pino dan Ferran Torres untuk memberi kesempatan bermain kepada pemain lain.
Meski dua pencetak golnya diistirahatkan, dominasi Spanyol tidak berubah. La Furia Roja tetap mampu menjaga tekanan dan menguasai jalannya pertandingan.
Pada menit ke-49, Spanyol memperbesar keunggulan menjadi 4-0. Marc Cucurella melepaskan tembakan voli setelah situasi sepak pojok. Bola kemudian membentur Hassan Al-Tambakti dan masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut semakin mempertegas dominasi Spanyol atas Arab Saudi.
Unggul empat gol membuat Spanyol mulai mengatur tempo permainan. Namun, mereka tetap beberapa kali menciptakan peluang berbahaya ke gawang Arab Saudi.
Luis de la Fuente kembali melakukan penyegaran dengan memasukkan Mikel Merino dan Nico Williams pada pertengahan babak kedua. Kehadiran pemain baru membuat Spanyol tetap aktif menekan dari sektor sayap.Pada masa injury time, Ferran Torres sempat membobol gawang Arab Saudi setelah menerima umpan matang dari Pedro Porro. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.
Skor 4-0 untuk kemenangan Spanyol bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan telak ini menjadi modal penting bagi Spanyol dalam persaingan Grup H Piala Dunia 2026. Setelah tampil kurang maksimal pada laga pertama, La Furia Roja kini menunjukkan permainan yang jauh lebih meyakinkan.
Lamine Yamal menjadi sorotan berkat gol pembuka yang membuat permainan Spanyol semakin lepas. Sementara itu, Mikel Oyarzabal tampil tajam dengan dua gol cepat yang mengunci dominasi Spanyol sejak babak pertama.
Selain lini depan yang efektif, kedalaman skuad Spanyol juga terlihat dari kontribusi para pemain pengganti. Meski melakukan rotasi, Spanyol tetap mampu menjaga ritme permainan hingga akhir laga.