Metronews

Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H di Desa Terusan, Bupati Batang Hari Ajak Warga Jaga Generasi Muda dari Narkoba dan Judol

0

0

matajambi |

Sabtu, 20 Jun 2026 16:26 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H di Desa Terusan, Bupati Batang Hari Ajak Warga Jaga Generasi Muda dari Narkoba dan Judi Online - (Adri/ matajamb.com)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Menurutnya, ancaman narkoba dan judi online saat ini menjadi tantangan serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, peran keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan.

Bupati juga berpesan agar para orang tua memperhatikan aktivitas anak perempuan pada masa remaja, termasuk memastikan dengan siapa mereka bergaul, ke mana mereka pergi setelah pulang sekolah, serta membiasakan anak untuk segera pulang ke rumah.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga ibadah, membaca Al-Qur’an, serta membangun kebiasaan positif sejak dini.

“Anak-anak kita harus dijaga. Sholat dan mengaji harus terus dibiasakan. Orang tua harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Bupati juga mengingatkan para pengurus pondok pesantren agar terus menjaga akhlak dan pembinaan santri. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi masa depan.


Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah sesuai dengan tema kegiatan, yakni memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun generasi masa depan.

UAS menjelaskan bahwa ada tiga hal mendasar yang mengingatkan manusia untuk tetap menjaga kebersamaan. 

Pertama, manusia memiliki asal yang sama, yaitu sama-sama diciptakan dari Nabi Adam dan berasal dari tanah. Kedua, seluruh manusia pada akhirnya akan mengalami kematian. Ketiga, manusia akan kembali ke tanah saat dimakamkan.

Menurut UAS, kesadaran atas tiga hal tersebut seharusnya membuat manusia tidak merasa lebih tinggi dari yang lain. Sebaliknya, manusia harus saling menjaga, saling menasihati, dan saling menguatkan dalam kebaikan.

“Untuk menjaga kebersamaan ini, mari kita jalankan amar ma’ruf nahi mungkar. Mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran adalah fondasi penting dalam Islam,” ujar UAS dalam tausiyahnya.

Ia menegaskan bahwa amar ma’ruf nahi mungkar harus dilakukan dengan cara yang bijak, sehingga tujuan utamanya dapat tercapai, yakni menciptakan kemaslahatan, keberkahan, dan kerukunan dalam kehidupan masyarakat.

Meski sempat diguyur hujan selama beberapa menit, antusias masyarakat tetap tinggi. Warga tetap bertahan di lokasi acara untuk mendengarkan tausiyah Ustaz Abdul Somad hingga selesai.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER