MERANGIN, MATAJAMBI.COM – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Pengajian Umum dalam rangka Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur'an ke-XIII Metode Yanbuat ke-2 di Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh, Desa Bunga Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Minggu 14 Juni 2026 siang.
Kehadiran pemimpin Provinsi Jambi ini tidak hanya membawa angin segar bagi pengembangan pendidikan agama, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mendengarkan langsung aspirasi infrastruktur dari masyarakat setempat.
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Al Haris sempat mengenang kedekatan emosionalnya dengan almarhum Syukron, pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh. Ia menyebut hubungannya dengan almarhum sangat erat hingga hari-hari terakhir menjelang wafatnya sang pendiri.
Kini, tongkat estafet perjuangan tersebut dilanjutkan oleh putra almarhum, Hafiz. Al Haris pun memberikan motivasi besar agar kepengurusan baru ini terus konsisten mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
Al Haris berpesan agar Hafiz mewujudkan mimpi ayahnya agar pondok ini terus memberikan cahaya ilmu bagi anak-anak. Walaupun banyak tantangan, Al Haris meyakini bahwa dengan niat yang kuat dan dukungan bersama, pondok ini akan terus berkembang dan melahirkan generasi berilmu. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengajar, tokoh masyarakat, dan wali santri yang konsisten menjaga ekosistem pendidikan Islam di Tabir Selatan.
Apresiasi tinggi juga datang dari pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Hafizh, Hafizh. Di sela-sela acara, ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan Al Haris yang tetap meluangkan waktu hadir di tengah padatnya jadwal kerja.
Memanfaatkan momentum tersebut, Hafiz menyampaikan harapan masyarakat mengenai peningkatan akses transportasi di kawasan desa mereka. Dengan kehadiran Gubernur di lokasi, ia berharap kondisi jalan dapat dilihat secara langsung agar infrastruktur jalan yang rusak bisa segera diperbaiki menjadi mulus.
Selain itu, Hafizh juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang sukses menyelenggarakan puncak akhir tahun ajaran ini dan mengajak seluruh jemaah mendoakan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran rezeki untuk mereka.
Sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi Jambi terhadap institusi pendidikan keagamaan, Al Haris menyerahkan bantuan dana secara simbolis.
Bantuan senilai Rp15.000.000 yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi tersebut diserahkan langsung kepada Hafizh untuk membantu operasional serta pengembangan fasilitas pondok pesantren.
Acara keagamaan ini juga disemarakkan dengan penampilan hafalan Al-Qur'an oleh para santri yang membawa suasana haru sekaligus bangga bagi para orang tua. Sementara itu, inti pengajian umum diisi oleh Bukhori Al Aroby, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Tangerang, Banten. Dalam tauziahnya, ulama alumni Yaman ini mengingatkan jemaah mengenai fase kehidupan setelah kematian.
Bukhori Al Aroby memaparkan bahwa perhitungan amal manusia di akhirat kelak akan melewati dua tahapan utama yang krusial, yaitu Yaumul Hisab yang merupakan proses pencatatan dan perhitungan seluruh amal selama di dunia, serta Yaumul Mizan yang menjadi fase penimbangan amal baik dan buruk secara seadil-adilnya oleh Allah SWT.
Kegiatan yang menjadi momentum puncak penutupan tahun ajaran ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh penting. Tampak hadir di lokasi acara di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin Zulhifni, Kepala Dinas Kominfo Ariansyah, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin.
Selain jajaran pejabat provinsi dan kabupaten, acara ini juga diramaikan oleh unsur Forkopimcam Kabupaten Merangin, pengurus pondok, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.