“Pemerintah sudah menyiapkan lahan. Sebagai masyarakat Jambi, kita berharap Jambi bisa menjadi KODAM. Banyak tugas strategis di Jambi, mulai dari penanganan karhutla, konflik lahan, hingga persoalan lainnya. Karena itu, hari ini kami serahkan kepada Danrem sebagai bukti kesiapan pemerintah daerah,” kata Gubernur Al Haris.Ia menegaskan, penyerahan lahan tersebut disambut dengan penuh sukacita oleh Pemerintah Provinsi Jambi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pertahanan dan keamanan wilayah.
Gubernur Al Haris berharap lahan yang telah diserahkan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, serta pengawasan yang baik agar pembangunan KODAM Jambi dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Kami menyerahkan lahan yang berada di kawasan strategis. Di sebelahnya ada Universitas Jambi dan juga BKN. Mudah-mudahan ini dapat mempercepat proses,” ujar Gubernur Al Haris.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Jambi telah menyiapkan alternatif lahan lainnya. Hal itu dilakukan karena pemerintah daerah menginginkan agar lokasi KODAM nantinya berada di sekitar kawasan Mendalo, yang merupakan wilayah strategis karena berdekatan dengan akses keluar tol.
“Tahun ini juga sedang kami siapkan jalan tol yang tersambung ke Merlung. Harapan kami, ke depan kita bisa terus berkolaborasi. Pemerintah Provinsi Jambi siap bekerja sama untuk membantu mempercepat persiapan pembangunan KODAM ini,” jelasnya.
Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada TNI.Pangdam mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi hibah lahan seluas 13 hektare yang diberikan oleh Gubernur Jambi. Menurutnya, lokasi lahan tersebut cukup strategis dan memiliki kondisi yang baik.
“Saya benar-benar berterima kasih atas perhatian Pak Gubernur Jambi kepada kami di KODAM XX. Hibah tanah 13 hektare ini sangat berarti, lokasinya strategis, di depan SPN, dan kondisi lahannya juga cukup bagus serta rata,” ungkap Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan bahwa hasil penandatanganan hibah lahan tersebut akan segera dilaporkan kepada pimpinan TNI Angkatan Darat.
Ia menjelaskan, sesuai rencana strategis TNI Angkatan Darat, pada tahun 2027 direncanakan pengembangan beberapa KODAM baru. Jambi disebut menjadi salah satu daerah yang berpeluang masuk dalam rencana tersebut.
“Setelah penandatanganan ini, akan saya laporkan. Sesuai rencana strategis TNI Angkatan Darat tahun 2027, akan dikembangkan lagi empat KODAM baru, dan mungkin salah satunya di Jambi,” kata Pangdam.