Tak hanya itu, massa turut mendesak pergantian vendor outsourcing yang dinilai melakukan penyelewengan terhadap hak dan kewajiban tenaga kerja.
Dalam tuntutannya, massa juga melontarkan ultimatum keras. Mereka mengancam akan meminta penghentian total operasional gudang PT JDR di Desa Sungai Buluh apabila dalam waktu 2x24 jam tidak ada langkah nyata dari perusahaan untuk memenuhi tuntutan yang telah disampaikan.
Salah satu poin yang turut menjadi sorotan dalam aksi tersebut ialah permintaan agar pihak bernama Pedrik diberhentikan apabila terbukti bersalah dalam persoalan yang dipersoalkan massa.
Meski berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan, aksi demonstrasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Massa berharap pemerintah daerah maupun manajemen perusahaan segera memberikan solusi konkret agar konflik ketenagakerjaan tidak semakin meluas.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT JDR belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tuntutan yang disampaikan masyarakat dan pekerja Desa Sungai Buluh.