Hukum

Viral! Dosen UIN STS Jambi Bantah Digerebek Berduaan di Kamar Kos, Sebut Ada Settingan

0

0

matajambi |

Minggu, 03 Mei 2026 07:42 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Viral! Dosen UIN STS Jambi Bantah Digerebek Berduaan di Kamar Kos - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBI, MATAJAMBI.COM - Kasus dugaan penggerebekan yang menyeret nama seorang dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi (UIN STS Jambi) kembali menjadi perbincangan hangat publik.

Setelah sebelumnya viral di media sosial dan menuai berbagai spekulasi, sosok yang dikaitkan dalam peristiwa tersebut akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka.

Dosen yang diketahui bernama Dedek Kusnadi, yang juga disebut menjabat sebagai Wakil Dekan dan kerap disingkat DK, angkat bicara melalui pernyataan resmi berbentuk rekaman video.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa sejumlah informasi yang beredar luas tidak sepenuhnya sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Salah satu poin utama yang dibantah adalah tuduhan bahwa dirinya digerebek dalam kondisi berdua dengan seorang wanita di kamar kos.

Menurut DK, narasi tersebut keliru karena saat kejadian berlangsung, ia tidak hanya berdua, melainkan berada bersama dua orang lainnya di dalam ruangan tersebut.

Baca Juga:

Kulit Kepala Sensitif: Penyebab, Gejala, dan Cara Merawatnya Agar Rambut Tetap Sehat

Ia menjelaskan bahwa sosok ketiga yang turut berada di lokasi adalah seorang pria yang merupakan rekannya sekaligus anggota TNI berinisial Y. Dengan demikian, ia menegaskan bahwa situasi yang terjadi tidak seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

Dalam kronologi yang disampaikannya, DK mengaku awalnya hanya menemani seorang wanita yang dikenalnya untuk berbelanja. Namun situasi berubah ketika terjadi perselisihan dengan seseorang yang disebut sebagai rekan kerja terkait masalah keuangan. Insiden tersebut membuatnya merasa terancam hingga akhirnya memilih meninggalkan lokasi.

Merasa dalam kondisi tidak aman, DK kemudian menghubungi rekannya yang disebut sebagai anggota TNI untuk meminta perlindungan. Rekan tersebut kemudian datang membantu, termasuk menjemput wanita yang sebelumnya bersamanya.

Sementara itu, DK sempat menuju ke Korem sebelum akhirnya kembali ke kamar kos setelah mendapat panggilan dari rekannya.

Ia mengungkapkan bahwa situasi mulai memanas saat tiba-tiba ada pihak yang menggedor pintu kamar dan memanggil namanya. Karena mengira pihak tersebut adalah orang yang sebelumnya terlibat konflik dengannya, DK mengaku panik dan mencari tempat berlindung.

Baca Juga:

Beredar Isu Kejanggalan Wafatnya Dokter Internship di RSUD Kuala Tungkal Jambi, dari Beban Kerja hingga Perundungan Verbal

Dalam kondisi tersebut, ia bersama rekannya bersembunyi di kamar mandi sebagai bentuk reaksi spontan karena rasa takut. Ia menegaskan bahwa dirinya berada di kamar mandi bersama rekannya tersebut, bukan dengan wanita yang sempat dikaitkan dalam pemberitaan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER