Metronews

Anggaran Rp1,13 Triliun Masuk Jambi, Al Haris Targetkan Ekonomi Makin Tumbuh

0

0

matajambi |

Rabu, 15 Apr 2026 21:23 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Gubernur Al Haris Tekankan RKPD Jambi Harus Selaras dengan Target Nasional - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBI, MATAJAMBI.COM -Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus tetap menjaga keselarasan dengan target pembangunan nasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jambi Tahun 2027 yang dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/4/2026).

Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Wamendagri yang selama ini terus memberikan arahan dan bimbingan kepada pemerintah daerah di Provinsi Jambi dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dengan visi Indonesia Emas. Ia menilai Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting karena merupakan bagian dari tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029 sekaligus menjadi fondasi bagi pembangunan jangka panjang daerah hingga tahun 2045.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi sarana strategis untuk menyepakati berbagai persoalan pembangunan, menentukan prioritas, arah kebijakan, serta menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional. Ia juga menyampaikan terima kasih atas alokasi anggaran dari pemerintah pusat di tengah isu efisiensi dan penurunan dana transfer ke daerah, yang kini diarahkan dalam bentuk program strategis nasional yang langsung dijalankan pemerintah pusat.

Al Haris mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Provinsi Jambi mendapatkan alokasi anggaran program prioritas presiden sebesar Rp1,138 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur konektivitas seperti jalan strategis dan bandara di Kerinci dan Bungo, pembangunan infrastruktur ketahanan pangan, sektor kesehatan, hingga pelaksanaan berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta program perumahan.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program nasional di daerah mulai menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini telah terbentuk 192 satuan pelayanan program gizi di seluruh kabupaten dan kota, dengan jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis mencapai lebih dari 424 ribu jiwa. Selain itu, dua Sekolah Rakyat juga telah berdiri meskipun masih beroperasi di lokasi sementara, sementara pembangunan gedung permanen ditargetkan selesai tahun ini.

Di sektor ekonomi, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada tahun 2025 mencapai 4,93 persen yang didorong oleh hampir seluruh sektor usaha. Sektor transportasi dan pergudangan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi, sementara dari sisi pengeluaran didorong oleh peningkatan ekspor barang dan jasa.

Selain pertumbuhan ekonomi, berbagai indikator sosial juga menunjukkan perbaikan. Tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 4,08 persen, angka kemiskinan turun menjadi 6,89 persen, dan ketimpangan pendapatan yang diukur melalui rasio gini juga mengalami penurunan. Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jambi turut meningkat dari 74,36 menjadi 75,13 yang menunjukkan adanya perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, Al Haris mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kreativitas dalam merumuskan langkah strategis guna memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Dalam arah pembangunan tahun 2027, Pemerintah Provinsi Jambi mengusung tema akselerasi produktivitas, investasi, dan hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan investasi termasuk investasi hijau, serta pengembangan infrastruktur dan konektivitas ekonomi yang mendukung sektor industri, pariwisata, dan ekonomi digital.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musrenbang yang digelar secara sederhana di rumah dinas gubernur. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi anggaran yang patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Menurutnya, meskipun dilaksanakan secara sederhana, forum Musrenbang tetap berjalan kondusif dan menunjukkan kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jambi. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program pembangunan di daerah.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER