Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah digelar sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau serta menjaga stabilitas inflasi di daerah.Menurutnya, kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara TVRI Jambi, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi dengan melibatkan berbagai mitra pemasok.
“Dalam bazaar ini tersedia berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, seperti beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging beku, dan sejumlah komoditas pangan lainnya,” jelas Herly.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah menekankan pentingnya pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara mobile serta optimalisasi sebanyak 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK) guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.Program tersebut difokuskan pada penyediaan komoditas penting seperti minyak goreng, gula, dan tepung dengan harga yang lebih terjangkau, termasuk bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil.
“Gerakan Pangan Murah terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama beberapa tahun terakhir. Program ini hadir langsung di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami lonjakan harga, dengan menawarkan komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, dan cabai dengan harga di bawah pasar,” jelas Johansyah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.