MATAJAMBI.COM - Bekerja di bulan Ramadan memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi pekerja lapangan atau karyawan yang harus menempuh perjalanan jauh ke kantor.
Perubahan pola makan dan waktu tidur selama menjalani ibadah puasa kerap membuat tubuh lebih cepat lelah, sulit berkonsentrasi, hingga mudah mengantuk.
Selama Ramadan, asupan makan dan minum hanya dilakukan saat sahur dan berbuka. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu sakit kepala, gangguan konsentrasi, perubahan suasana hati, hingga masalah pencernaan. Dampaknya, produktivitas kerja pun bisa menurun.
Agar tetap berenergi dan fokus selama menjalani aktivitas kerja di bulan suci, ada sejumlah langkah yang dapat diterapkan.
Pertama, jangan melewatkan sahur. Sahur menjadi kunci utama menjaga stamina sepanjang hari. Pilih makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat seperti roti gandum, beras merah, telur, sayuran, serta buah-buahan.
Hindari makanan yang terlalu asin, berlemak, atau gorengan karena dapat memicu rasa haus berlebihan dan membuat tubuh lebih cepat lelah.
Kedua, penuhi kebutuhan cairan tubuh. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas dan sulit fokus saat berpuasa. Disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas air putih dengan pola pembagian empat gelas saat sahur dan empat gelas setelah berbuka hingga sebelum tidur.
Batasi konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau soda karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat rasa haus.
Ketiga, pilih menu berbuka yang bergizi seimbang. Setelah berpuasa sekitar 13 jam, tubuh membutuhkan asupan yang tepat untuk mengembalikan energi.
Konsumsi makanan tinggi protein dan serat seperti ayam, ikan, sayuran, serta biji-bijian utuh. Hindari konsumsi berlebihan makanan tinggi gula dan lemak agar tidak terjadi lonjakan gula darah maupun gangguan pencernaan.
Selain itu, manfaatkan waktu istirahat untuk tidur singkat atau power nap selama 20–30 menit. Cara ini efektif membantu memulihkan energi dan meningkatkan konsentrasi. Namun, hindari tidur terlalu lama karena dapat mengganggu waktu istirahat malam dan jadwal bangun sahur.
Mencukupi waktu tidur malam juga sangat penting. Usahakan tidur lebih awal dan hindari begadang yang tidak perlu. Jika diperlukan, tidur kembali sejenak setelah sahur dapat dilakukan dengan memberi jeda agar perut tidak terasa tidak nyaman.