Tindakan ini perlu dilakukan di klinik terpercaya dengan pengawasan dokter kulit. Biasanya diperlukan beberapa sesi perawatan dan biaya yang relatif lebih tinggi dibanding metode lain. Konsultasi terlebih dahulu sangat dianjurkan sebelum memilih prosedur ini.Setelah menjalani cara menghilangkan kumis tipis, area kulit di atas bibir memerlukan perawatan agar tetap sehat dan terhindar dari iritasi. Bersihkan wajah secara lembut menggunakan pembersih tanpa kandungan alkohol. Hindari produk dengan bahan keras atau pewangi yang berisiko memicu kemerahan.
Gunakan pelembap dengan kandungan yang menenangkan seperti aloe vera atau chamomile apabila kulit terasa sensitif. Hindari menyentuh atau menggaruk area tersebut dan batasi paparan sinar matahari langsung selama beberapa hari.
Meskipun sebagian besar cara menghilangkan kumis tipis aman dilakukan, ada kondisi tertentu yang perlu diwaspadai. Jika pertumbuhan bulu wajah terjadi secara tiba-tiba, semakin lebat, atau disertai keluhan seperti haid tidak teratur, jerawat berat, maupun perubahan suara, kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan hormon seperti Sindrom Ovarium Polikistik.Dalam situasi tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Apa pun metode yang dipilih, pastikan cara menghilangkan kumis tipis disesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhan pribadi agar hasilnya optimal serta tetap aman bagi kesehatan kulit wajah.