Kesehatan

Jangan Abaikan! Jempol Kaki Sakit Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius, Ini Penjelasan Lengkapnya

0

0

matajambi |

Jumat, 13 Feb 2026 09:44 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Jempol Kaki Sakit Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan Serius - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM -  Keluhan jempol kaki sakit sering dianggap masalah ringan yang akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kenyamanan saat berjalan maupun berdiri dalam waktu lama. Dalam beberapa kasus, rasa nyeri pada jempol kaki bahkan bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan yang lebih serius.

Jempol kaki memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh sekaligus menopang berat badan saat seseorang bergerak. Karena fungsinya sangat vital, gangguan pada bagian ini dapat memengaruhi mobilitas seseorang dan berpotensi menimbulkan masalah pada persendian lain jika tidak ditangani dengan tepat.

Secara umum, jempol kaki sakit dapat dipicu oleh berbagai faktor. Cedera akibat benturan, terkilir, atau tekanan benda keras menjadi penyebab yang paling sering terjadi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya pembengkakan, memar, hingga rasa nyeri yang semakin terasa saat digunakan untuk berjalan. Pada cedera yang lebih berat, risiko retak atau patah tulang juga bisa terjadi.

Selain cedera, peningkatan kadar asam urat dalam tubuh juga kerap menjadi pemicu nyeri pada jempol kaki. Penumpukan kristal asam urat di persendian menyebabkan rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sangat tajam. Biasanya, kondisi ini disertai pembengkakan, kemerahan, serta sensasi panas pada area jempol kaki.

Baca Juga:

Mata Bisulan Bisa Sembuh Sendiri? Ini Penjelasan Medis dan Cara Perawatannya

Masalah lain yang juga sering terjadi adalah infeksi pada kuku maupun kulit di sekitar jempol kaki. Infeksi ini umumnya berawal dari luka kecil yang tidak dirawat dengan baik atau akibat kuku tumbuh ke dalam. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan peradangan hingga munculnya nanah yang memperparah rasa sakit.

Gangguan bentuk sendi seperti bunion juga dapat memicu nyeri pada jempol kaki. Kondisi ini menyebabkan jempol kaki condong ke arah jari lainnya dan membentuk tonjolan pada sendi. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, bunion juga dapat mengganggu keseimbangan saat berjalan, terutama jika seseorang terbiasa menggunakan sepatu sempit atau tidak sesuai ukuran.

Pada sebagian orang, jempol kaki sakit dapat berkaitan dengan penyakit sendi seperti osteoarthritis maupun rheumatoid arthritis. Kedua kondisi ini menyebabkan peradangan pada sendi yang membuat jempol kaki terasa kaku, nyeri saat digerakkan, dan terkadang disertai pembengkakan.

Sementara itu, penderita diabetes juga perlu mewaspadai keluhan nyeri pada jempol kaki. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat merusak saraf sehingga memicu neuropati. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri, kesemutan, kebas, bahkan mati rasa pada jempol kaki.

Baca Juga:

Sering Tenggorokan Perih Saat Bernapas? Waspadai Penyebab yang Jarang Disadari

Meski sering kali tidak berbahaya, jempol kaki sakit tetap perlu diwaspadai jika disertai gejala tertentu. Pembengkakan yang semakin membesar, luka yang tidak kunjung sembuh, keluarnya nanah, perubahan warna kulit, hingga kesulitan berjalan dapat menjadi tanda adanya gangguan yang lebih serius. Jika kondisi tersebut terjadi, pemeriksaan medis sangat disarankan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Untuk keluhan ringan, penanganan sederhana dapat membantu meredakan nyeri. Mengompres area jempol kaki dengan air dingin dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Mengistirahatkan kaki juga menjadi langkah penting agar tekanan pada sendi berkurang dan proses pemulihan berjalan lebih cepat. Penggunaan sepatu yang nyaman dan sesuai ukuran dapat membantu mencegah tekanan berlebih pada jempol kaki.

Selain itu, menjaga kebersihan kuku dan merawat luka kecil dengan baik dapat mencegah infeksi. Bagi sebagian orang, obat pereda nyeri juga dapat digunakan sesuai anjuran untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Pencegahan menjadi langkah terbaik untuk menghindari jempol kaki sakit. Memilih sepatu dengan ukuran yang pas, menjaga berat badan ideal, serta memotong kuku dengan cara yang benar dapat membantu menjaga kesehatan jempol kaki. Pemeriksaan kadar asam urat secara rutin juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tersebut.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER