“Waktunya sangat sempit. Setelah rapat selesai, agenda rombongan langsung berlanjut sehingga tidak memungkinkan dilakukan doorstop,” tambahnya.Meski begitu, wartawan yang hadir tetap menyesalkan penghalangan tersebut. Mereka menilai seharusnya Polda Jambi memberikan ruang agar kerja jurnalistik bisa berjalan sebagaimana mestinya, apalagi isu yang ingin digali menyangkut kepentingan publik.