Metronews

Pemkot Jambi Siap Bangun PSEL, Proyek Sampah Jadi Listrik Berpeluang Masuk 10 Prioritas Nasional

0

0

matajambi |

Kamis, 09 Apr 2026 20:06 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Pemkot Jambi Siap Bangun PSEL, Proyek Sampah Jadi Listrik Berpeluang Masuk 10 Prioritas Nasional - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBI, MATAJAMBI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pengelolaan sampah berbasis energi ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WtE).

Komitmen itu ditegaskan saat agenda kunjungan kerja dan verifikasi lapangan yang dilakukan Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Sri Purwaningsih, bersama Direktur Operasional Danantara WTE, Maulana Muhammad, di lokasi rencana pembangunan PSEL Kota Jambi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo, kawasan Jalan Kebersihan/Jalan Lingkar Selatan, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kamis 09 April 2026.

Verifikasi lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan Kota Jambi dalam mengikuti program nasional pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Dalam agenda tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, hadir langsung bersama Wakil Wali Kota Jambi, Dizha Hazra Aljosha, SE., M.A, dan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E.

Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif itu menjadi gambaran kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung program strategis pengelolaan sampah modern yang berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Operasional Danantara WTE, Maulana Muhammad, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Jambi, khususnya dalam penyediaan lahan yang dinilai sangat optimal untuk mendukung pembangunan fasilitas PSEL.

Menurutnya, kebutuhan lahan untuk proyek tersebut sebenarnya sekitar 5 hektare, namun Pemkot Jambi mampu menyiapkan lahan hingga sekitar 10 hektare.

“Requirement kami sekitar 5 hektare, namun Pemkot Jambi mampu menyiapkan hingga kurang lebih 10 hektare. Ini menjadi modal besar untuk percepatan pembangunan fasilitas PSEL berkapasitas sekitar 1.000 ton per hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fasilitas PSEL Kota Jambi nantinya tidak hanya berfungsi mengolah sampah menjadi energi listrik, tetapi juga akan dilengkapi dengan pembangunan pabrik pengolahan fly ash bottom ash (FABA) serta kawasan zona hijau sebagai bagian dari konsep pembangunan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Maulana Muhammad menyebut Kota Jambi memiliki peluang besar masuk dalam 10 daerah prioritas nasional tahap pertama pembangunan PSEL.

Ia mengatakan, proses lelang proyek PSEL ditargetkan berlangsung pada April hingga Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan groundbreaking pada tahun yang sama. Sementara untuk target operasional atau commercial operation date (COD) direncanakan dalam beberapa tahun ke depan.

Peluang besar ini menjadi kabar baik bagi Kota Jambi yang selama ini terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah menuju model yang lebih modern, efisien, dan berbasis energi terbarukan.

Sumber :

1 2 3

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER