BATANG HARI, MATAJAMBI.COM - Polres Batanghari resmi menggelar kegiatan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dalam rangka penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Laluan Bhayangkara tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, terhubung langsung dari Mapolda Jambi ke seluruh jajaran di wilayah hukum Polda Jambi. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H.
Di Polres Batanghari, kegiatan dipimpin oleh Kapolres Batanghari, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., didampingi Kabag SDM AKP Harefa serta jajaran.
Sebanyak 60 calon peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri. Turut hadir panitia, pengawas internal dan eksternal, serta orang tua atau wali peserta.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Agama, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari sebagai bentuk pengawasan transparansi proses seleksi.
Kapolres Batanghari, AKBP Arya Tesa Brahmana, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah merupakan tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026.
“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pakta integritas menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Dengan adanya pakta integritas ini, diharapkan akan lahir calon anggota Polri yang berkualitas, baik dari segi jasmani, rohani, mental, maupun intelektual,” tambahnya.
Menariknya, dari total 60 peserta, terdapat dua calon peserta yang berasal dari komunitas Suku Anak Dalam, yakni Novita Sari dan Ferdiyanto, yang berasal dari Desa Bungku dan Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
Kapolres menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi tersebut sebagai simbol keterbukaan dan pemerataan kesempatan dalam rekrutmen Polri tanpa memandang latar belakang sosial maupun budaya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh Kapolres Batanghari, panitia, pengawas, perwakilan orang tua, serta seluruh calon peserta.