BANGKO, MATAJAMBI.COM - Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Merangin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit pelayanan masyarakat, Rabu (25/03). Sidak ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh.
Dalam sidak tersebut, Wabup A. Khafidh menemukan masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir maupun datang terlambat di hari pertama kerja usai Lebaran.
Menariknya, di hampir setiap instansi yang dikunjungi, Wabup menemukan fenomena yang sama, yakni adanya “juru penyelamat” di antara ASN.
Istilah “juru penyelamat” ini merujuk pada ASN yang hadir dan memberikan alasan untuk menutupi ketidakhadiran atau keterlambatan rekan kerjanya.
“Ini ASN yang lain ke mana? Kok banyak yang tidak hadir,” tanya Wabup A. Khafidh saat sidak.
ASN yang berada di lokasi pun menjelaskan bahwa beberapa pegawai masih dalam perjalanan, sementara lainnya disebut sedang keluar untuk keperluan mengisi BBM.
Namun tak lama kemudian, ASN yang dimaksud tiba di lokasi dan langsung menghadap Wabup.
“Ibu baru datang ya?” tanya Wabup.
“Iya pak,” jawab ASN tersebut.
Situasi itu pun disambut tawa oleh Wabup A. Khafidh bersama para Kepala OPD yang turut mendampingi.
“Nah ini, selalu ada juru penyelamat. Tadi katanya sudah masuk terus ngisi minyak, ternyata memang belum datang. Terlambat ya, Bu?” ujar Wabup, yang dijawab dengan anggukan malu dari ASN tersebut.
Dalam kegiatan sidak ini, Wabup A. Khafidh didampingi oleh Kadis Kominfo Akhmad Khoirudin, Kepala BKPSDMD Ferdi Firdaus, Kadinkes Iwan Kurniawan, serta Irban Inspektorat Junaidi.
Adapun lima unit pelayanan yang menjadi lokasi sidak yakni RSUD Kolonel Abundjani, Puskesmas Pematang Kandis, Puskesmas Bangko, Dinas Dukcapil, dan PDAM Tirta Merangin.