BATANG HARI, MATAJAMBI.COM – Sekira pukul 11.30 WIB, bertempat di ruang kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, menyerahkan bantuan bagi korban bencana alam dan non-alam periode Desember 2025 hingga Maret 2026, pada Selasa 17 Maret 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Setda Kabupaten Batang Hari, Kepala BPBD Batang Hari, kepala OPD terkait, para camat se-Kabupaten Batang Hari, Ketua Baznas, serta para lurah dan kepala desa.
Acara diawali dengan sambutan Kepala BPBD Kabupaten Batang Hari, Solihin, S.Kom., yang menyampaikan bahwa dalam kurun waktu Desember 2025 hingga Maret 2026 telah terjadi beberapa bencana, di antaranya angin puting beliung, pohon tumbang, serta kebakaran rumah sebagai bencana non-alam.
Ia menjelaskan, penerima bantuan terdiri dari 4 warga terdampak angin puting beliung, 1 warga terdampak pohon tumbang, serta 8 warga korban kebakaran rumah. Total penerima bantuan berjumlah 13 orang dengan total bantuan uang tunai sebesar Rp100 juta.
Sebelum memberikan sambutan, Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil secara simbolis menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kepada para penerima.
Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir wilayah Batang Hari mengalami berbagai kejadian bencana, seperti banjir dan angin kencang (puting beliung).
“Sebagai bagian dari gerakan masyarakat yang berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, Tim Penggerak PKK berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu menggantikan kerugian yang dialami, namun diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada masyarakat untuk bangkit kembali.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan, baik dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, maupun para relawan yang telah bekerja dengan penuh kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya.