Lifestyle

Kenapa Jeruk Selalu Ada Saat Imlek? Ini Filosofi dan Maknanya

0

0

matajambi |

Jumat, 09 Jan 2026 14:58 WIB

Reporter : B.Arya

Editor : B.Arya

Buah Jeruk di Imlek - (Alodokter)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan berbagai simbol keberuntungan, salah satunya adalah buah jeruk. Kehadiran jeruk di meja perayaan, altar sembahyang, hingga hampers Imlek bukan sekadar tradisi, melainkan mengandung makna filosofis yang dalam bagi masyarakat Tionghoa.

Buah jeruk dipercaya sebagai simbol rezeki, kemakmuran, dan keberuntungan. Warna oranye keemasan yang cerah menyerupai emas melambangkan kekayaan dan harapan akan kehidupan yang lebih sejahtera di tahun yang baru.

Dalam budaya Tionghoa, jeruk memiliki pengucapan yang mirip dengan kata “emas” atau “keberuntungan” dalam beberapa dialek. Hal inilah yang membuat jeruk kerap dijadikan buah wajib saat perayaan Imlek. Menyajikan jeruk dipercaya dapat menarik energi positif dan mendatangkan keberuntungan bagi keluarga.

Selain itu, jeruk yang berbentuk bulat melambangkan keutuhan, keharmonisan, dan persatuan keluarga. Nilai ini sejalan dengan semangat Imlek sebagai momen berkumpul dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.

Baca Juga:

Selama Ini Dilepeh, Biji Anggur Justru Simpan Segudang Manfaat!

Memberikan jeruk kepada sanak saudara atau tamu saat Imlek juga memiliki arti tersendiri. Tradisi ini dimaknai sebagai doa dan harapan agar penerimanya mendapatkan kelancaran rezeki serta kebahagiaan sepanjang tahun. Tak jarang, jeruk disajikan dalam jumlah genap karena angka genap dipercaya membawa keseimbangan dan keberuntungan.

Selain disajikan untuk konsumsi, jeruk juga sering digunakan sebagai persembahan di altar leluhur. Hal ini menjadi simbol rasa syukur, penghormatan kepada leluhur, serta harapan agar keluarga senantiasa dilindungi dan diberkahi di tahun yang baru.

Makna buah jeruk saat Imlek tidak hanya sebatas simbol materi. Jeruk juga mencerminkan doa akan kesehatan, kebahagiaan, dan kehidupan yang harmonis. Kesegarannya melambangkan awal yang baru dan semangat positif untuk menyambut tahun yang akan datang.

Dengan makna yang kaya dan filosofis, tidak heran jika buah jeruk selalu hadir dalam setiap perayaan Imlek. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa Tahun Baru Imlek bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang harapan, doa, dan nilai-nilai kebersamaan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER