MATAJAMBI.COM - Rasa pusing yang muncul ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring kerap dianggap keluhan ringan.
Padahal, kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa mengganggu aktivitas harian dan meningkatkan risiko jatuh, terutama pada lansia. Pusing saat berdiri umumnya dipicu oleh hal sederhana seperti kurang minum, terlambat makan, atau perubahan posisi tubuh yang terlalu cepat.
Perlu dipahami, pusing bukanlah penyakit, melainkan sinyal dari tubuh yang menandakan adanya gangguan atau ketidakseimbangan tertentu.
Keluhan ini bisa datang tiba-tiba, berlangsung singkat hanya beberapa detik, tetapi pada sebagian orang dapat bertahan lebih lama hingga mengganggu keseimbangan dan konsentrasi.
Saat seseorang berdiri, tubuh harus segera menyesuaikan aliran darah agar suplai oksigen ke otak tetap cukup. Jika mekanisme ini tidak berjalan optimal, otak akan mengalami penurunan aliran darah sesaat, yang memicu sensasi kepala melayang, berkunang-kunang, atau seperti ingin pingsan.
Berikut beberapa penyebab yang paling sering memicu pusing saat berdiri.
Penyebab Umum Pusing Saat Berdiri
1. Hipotensi OrtostatikHipotensi ortostatik terjadi ketika tekanan darah turun secara tiba-tiba saat berdiri. Gravitasi membuat darah terkumpul di bagian bawah tubuh, terutama kaki. Jika tubuh tidak cepat menyesuaikan diri, aliran darah ke otak berkurang dan timbullah rasa pusing. Kondisi ini sering dialami lansia, orang yang kekurangan cairan, atau mereka yang sedang mengonsumsi obat tertentu.
2. Dehidrasi
Kurangnya cairan menyebabkan volume darah menurun. Akibatnya, ketika berdiri, jantung kesulitan memompa darah yang cukup ke otak. Selain pusing, dehidrasi berat juga bisa menimbulkan lemas, kram otot, jantung berdebar, hingga pingsan. Risiko ini meningkat saat cuaca panas, banyak berkeringat, atau mengalami diare dan muntah.
3. Anemia
Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin rendah, sehingga pasokan oksigen ke otak tidak optimal. Kondisi ini membuat seseorang mudah lelah, pucat, dan sering merasakan pusing saat berdiri. Anemia kerap dialami wanita yang sedang menstruasi, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis.