Kesehatan

Nah! Kepala Mendadak Pusing Saat Berdiri, Ini Cara Mengatasinya

0

0

matajambi |

Minggu, 04 Jan 2026 07:36 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Pusing Saat Berdiri: Penyebab Umum, Risiko, dan Cara Mencegahnya - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Rasa pusing yang muncul ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring kerap dianggap keluhan ringan.

Padahal, kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa mengganggu aktivitas harian dan meningkatkan risiko jatuh, terutama pada lansia. Pusing saat berdiri umumnya dipicu oleh hal sederhana seperti kurang minum, terlambat makan, atau perubahan posisi tubuh yang terlalu cepat.

Perlu dipahami, pusing bukanlah penyakit, melainkan sinyal dari tubuh yang menandakan adanya gangguan atau ketidakseimbangan tertentu.

Keluhan ini bisa datang tiba-tiba, berlangsung singkat hanya beberapa detik, tetapi pada sebagian orang dapat bertahan lebih lama hingga mengganggu keseimbangan dan konsentrasi.

Baca Juga:

Sering Dianggap Pantangan, Olahraga Ini Aman untuk Saraf Kejepit

Saat seseorang berdiri, tubuh harus segera menyesuaikan aliran darah agar suplai oksigen ke otak tetap cukup. Jika mekanisme ini tidak berjalan optimal, otak akan mengalami penurunan aliran darah sesaat, yang memicu sensasi kepala melayang, berkunang-kunang, atau seperti ingin pingsan.

Berikut beberapa penyebab yang paling sering memicu pusing saat berdiri.
Penyebab Umum Pusing Saat Berdiri

1. Hipotensi Ortostatik

Hipotensi ortostatik terjadi ketika tekanan darah turun secara tiba-tiba saat berdiri. Gravitasi membuat darah terkumpul di bagian bawah tubuh, terutama kaki. Jika tubuh tidak cepat menyesuaikan diri, aliran darah ke otak berkurang dan timbullah rasa pusing. Kondisi ini sering dialami lansia, orang yang kekurangan cairan, atau mereka yang sedang mengonsumsi obat tertentu.

2. Dehidrasi

Kurangnya cairan menyebabkan volume darah menurun. Akibatnya, ketika berdiri, jantung kesulitan memompa darah yang cukup ke otak. Selain pusing, dehidrasi berat juga bisa menimbulkan lemas, kram otot, jantung berdebar, hingga pingsan. Risiko ini meningkat saat cuaca panas, banyak berkeringat, atau mengalami diare dan muntah.

3. Anemia

Baca Juga:

Disebut Arsitek Piala Dunia, Benarkah Win Rate John Herdman Lebih Unggul dari Kluivert dan STY?

Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin rendah, sehingga pasokan oksigen ke otak tidak optimal. Kondisi ini membuat seseorang mudah lelah, pucat, dan sering merasakan pusing saat berdiri. Anemia kerap dialami wanita yang sedang menstruasi, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER